Tampilkan postingan dengan label puisi quw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi quw. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2012

SKRIPSI

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 23.51 0 komentar

skripsi ini bukan hanya goresan di ujung jari

skripsi ini bukan pula kumpulan kata tak berarti

ini skripsi adalah perjalanan panjang dari hati

barisan inspirasi ditengah tenggelamnya matahari

tak luruh walau nyeri seluruh sendi

setiap katanya dilandasi doa

setiap kalimat ditemani usaha

setiap lembarnya dikawal kesabaran dan kesungguhan

skripsi ini diawali dengan keikhlasan dan diakhiri dengan keberhasilan



SKRIPSI KU ^^

Sabtu, 04 Agustus 2012

kata

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 09.05 0 komentar

Dalam bisu ku terselip sebuah kata

Kata yang tak akan pernah tertuliskan

Mungkin aku sudah lupa menuliskan kata

Lupa bagaimana huruf menyusun kata

Lupa bagaimana barisan kata diujung tinta

ku mugkin tak pernah mendapat kepastian dalam kata

Kata yang hanya di ucapkan malam kepada gelap 

Kata yang hanya di ucapkan petikan senar kepada syairnya

Tapi q belajar mengertimu lewat kata

kata yang hanya aku dan kamu yang mengerti

karena artimu lebih dari sekedar kata


Senin, 19 Desember 2011

sebuah kado sederhana untuk ibu

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 07.38 0 komentar

Tanggal 22 desember adalah hari ibu, seketika ku ingat sosok wanita yang paling ku kagumi, wanita yang paling baik hatinya, wanita yang paling ku sayang. Dan ku persembahkan sebuah kado sederhana untuknya berupa coretan  hatiku untuknya, sebuah puisi...

"Untuk mu Ibu ku"
 
Ibu...
Di kala resah menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka meruntuhkan keteguhanku
Kau masih ada di sana…
Ketika aku lelah dan semangatku patah
Kau tetap ada di sana…

Kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
Memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku,

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
Rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diriku
Meluluhkan semua kelelahan dan kesakitanku

Tak sadar terkadang ku melukaimu
Namun kelembutanmu menembus kalbuku
Tak sadar terkadang ku menyakitimu
Namun Kau tetap labuhkan hatimu untukku

Kini...
Tak kan ku biarkan airmata mu menetes sedikitpun
Tak kan ku biarkan hatimu terluka
Tak ku biarkan batin mu bersedih
Karena aku mencintaimu lebih dari siapapun
Ibu ku...

My Mom...

Minggu, 11 Desember 2011

all about my feeling

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 05.49 0 komentar




Kamis, 01 Desember 2011

lonely

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 08.39 0 komentar


Disini kududuk sendiri
Menanti pagi yang tak pernah sepi
Menanti malam yang tak pernah mati
Waktu ini tak abadi

Aku masih disini, sendiri
Mendengar angin berbisik, merasa terusik
Disini aku terus menanti
Melihat kenyataan hidup ini

Tak selamanya kemarau membakar bumi
Tak selamanya dingin membekukan hati
Tak ada kecewa yang kekal dalam diri
Sendiri lagi aq disini

Merajut mimpi,
Dan mencoba tersenyum kembali

Sabtu, 05 November 2011

serpihan sajak

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 08.54 2 komentar


aq mencintaimu dengan kuat,
sekuat guntur yang membahana,
sekuat api yang membara

aq mencintaimu dengan tenang,
setenang angin yang berhembus lirih,
setenang lautan yang berbuih

aq mencintaimu dengan perih,
seperih sayatan luka di tubuh,
seperih goresan hati yang rapuh

aq mencintai mu dengan sedih
sesedih air mata yang menetes malang
sesedih harapan yang perlahan usang

tapi yang pasti,
aq mencintaimu dengan bahagia
sebahagia cinta dengan kasihnya,
sebahagia kasih dengan sayangnya

by: chacha 05/11/2011

Selasa, 11 Januari 2011

Sebuah cinta yang tak akan pernah pudar

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 07.25 0 komentar

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka.......

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan kerana aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya
dosa-dosa mereka dan bertambahnya pahala
kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas
kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah
Kulihat dari Garis kelopak Matanya yang sudah mulai berkerut
dan aku tahu bahwa dia selalu memperhatikanku di waktu kecil hingga kini
Kulihat dari Raut wajahnya yang sudah mulai berkerut
dan aku tahu bahwa dia selalu menasehatiku di waktu kecil hingga Kini
Ku lihat dari mahkota di atas kepalanya yang mulai memutih
dan aku tahu bahwa dia selalu memikirkan keadaanku di waktu kecil hingga Kini

Ya Rabb
ku bersyukur pada Mu
engkau menciptakan Orang tua sebagai pembimbing jiwa ini

Ya Rabb
ku bersyukur pada Mu
engkau menciptakan Orang tua sebagai tempat Utama berbagi hati ini di kala Gundah
ku ingin membahagiakannya hingga akhir menutup Mata
ku ingin membahagiakannya hingga Senyum terakhirnya
ku ingin membahagiakannya hingga Nasehat terakhirnya

Ya Rabb..
ku tau cinta nya untuk ku tak akan pernah pudar 
dan cinta ku untuk nya tak akan pernah mati

Minggu, 09 Januari 2011

Ku Menunggu by: rossa

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 06.00 0 komentar
Ku menunggu

Ku menunggu kau putus dengan kekasihmu

Tak akan ku ganggu kau dengan kekasihmu

Ku ‘kan selalu disini untuk menunggumu

Cinta itu

Ku berharap kau kelak ‘kan cintai aku

Saat kau telah tak bersama kekasihmu

Ku lakukan semua agar kau cintaiku

[*]

Haruskah ku bilang cinta

Hati senang namun bimbang

Ada cemburu juga rindu

Ku tetap menunggu

[**]

Haruskah ku bilang cinta

Hati senang namun bimbang

Dan kau sudah ada yang punya

Ku tetap menunggu

Datang padaku

Ku tahu kelak kau ‘kan datang kepadaku

Saat kau sadar betapa ku cintaimu

Ku ‘kan selalu setia ‘tuk menunggumu

Back to [*][**] 2x

Ku tetap menunggu

Ku tetap menunggu

Ku tetap menunggu

Ku tetap menunggu


Koleksi Rossa  yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Rossa – Ku Menunggu
Gambar Artis Indonesia

Sabtu, 08 Januari 2011

SEBUAH REFLEKSI DAN RESOLUSI

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 09.14 0 komentar

 Di tahun baru ini saatnya kita  kembali menumbuhkan semangat baru dan perjuangan baru,  Tiada ucapan selamat tahun baru yang lengkap tanpa meninjau apa yang kita sebut sebagai refleski dan  resolusi awal tahun. Rasanya sudah tidak asing lagi kebiasaan awal tahun di mana kita diajak memantabkan  tekad, menanam suatu harapan, dan memasang target untuk mencapai suatu perubahan.  Resolusi awal tahun adalah proses menggodok semangat juang dalam hidup, supaya nantinya kita bisa mengukur sejauh mana kemajuan dan pengembangan diri kita dari tahun ke tahun. Ada juga yang mengatakan bahwa resolusi Tahun Baru adalah hal yang sangat pribadi. Kita biasanya menentukan suatu tekad, yaitu bisa berupa penghentian suatu kebiasaan yang tidak kita sukai, atau, kita akan memulai melakukan sesuatu yang kita inginkan. Intinya adalah tekad bulat untuk melakukan suatu “perubahan positif” dalam diri pribadi kita.
Dalam penetapan suatu Resolusi  adalah  adanya kesadaran tentang apa yang akan kita lakukan di tahun yang baru. Kenapa sebaiknya kita membuat Resolusi? Karena inilah saatnya kita ambil keputusan dengan  tekad  bulat untuk membuat diri kita lebih baik. Kadang kita terlalu mudah untuk menginginkan suatu situasi yang lebih baik, sehingga kita begitu saja membuat Resolusi Tahun Baru, padahal kenyataannya itu sesuatu yang sulit dilaksanakan. Untuk itu lebih baik kita mulai dari hal yang paling mudah, yang penting bisa dilaksanakan. Baru kemudian kita menambahinya kemudian. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita dalam memotivasi diri agar lebih survive kedepannya.
Sebetulnya membuat Resolusi tidak harus di tahun baru. Kita bisa membuatnya kapan saja sewaktu kita siap. Namun pergantian tahun membuat kita lebih termotivasi untuk menetapkan Resolusi. Tahun Baru juga dimaknai bahwa kita akan membuat sesuatu yang baru. Jadi apa saja resolusi awal tahun Anda? Mari kita lihat rutinitas yang biasa terjadi di perbatasan antara akhir tahun dan awal tahun. Pertama, tidak ada resolusi awal tahun yang afdol tanpa refleksi akhir tahun.Pada penghujung tahun, kita menengok resolusi yang telah dibuat pada tahun sebelumnya. Kita tepuk bahu kita sendiri atas niatan yang telah tercapai, dan kita pindahkan semua niatan yang belum tercapai sebagai kandidat penghuni daftar resolusi tahun selanjutnya. Sehingga Harapan Tahun Baru ini Kita akan memiliki visi baru, misi baru, hidup baru, hari baru yang akan lebih baik dari hari kemarin.

No regret about the past…
No fear about the future…
New hopes & dreams in 2011…
Thankful to God for His blessings in 2011…
Happy New Year !!



Jumat, 24 Desember 2010

home sick T.T

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 17.17 0 komentar
aduh....aku pingin cepet-cepet pulang ni, hari ini d kos an tambah sepi,
aq udah kangen rumah , kangen mamaku, kangen papaku dan jg kangen adekku,


my sweet humz 


my mom
my dad
my brother


ini semua gara-gara UAP yg ditunda...menunda pula kepulangan q
ini juga gara-gara laporan salah satu mata kuliah q yang menumpuk gak karuan
merusak weekend q

my family, i mizz u all so much....
wait for me, I'll be home soon

Minggu, 19 Desember 2010

tanpa rasa

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 01.28 0 komentar
Aku tak rasa lagi hilang akan dirimu

Aku tak rasa lagi hampa tanpa dirimu

Aku telah biasa untuk melepaskannya

Aku sudah biasa untuk tanpa dirinya
Semua yang telah terjadi biarlah terjadi

Semua yang kan terjadi biarkan menjadi

Aku telah biasa untuk hadapi semua

Aku sudah biasa hadapi segalanya
Tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu

Tak ada lagi tangis untuk dirimu

Tak akan ada benci kepadamu

Semua tentang dirimu semua telah berlalu
Aku tak rasa lagi hilang akan dirimu

Aku tak rasa lagi hampa tanpa dirimu

Aku telah biasa untuk melepaskannya

Aku sudah biasa untuk tanpa dirinya
Tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu

Tak ada lagi tangis untuk dirimu

Tak akan ada benci kepadamu

Semua tentang dirimu semua telah berlalu
Tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu

Tak ada lagi tangis untuk dirimu

Tak akan ada benci kepadamu

Semua tentang dirimu semua telah berlalu

Koleksi Cokelat yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Cokelat – Tanpa Rasa
Gambar Artis Indonesia

Kamis, 16 Desember 2010

road to campus

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 19.58 0 komentar
universitas brawijaya
institut teknologi sepuluh november
universitas gajah mada
universitas jember

Selasa, 26 Oktober 2010

princes

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 05.00 0 komentar
pangeran william
pangeran kodok
pangeran negeri korea
pangerannya cinderella
pangeran berkuda putih

Kamis, 29 Juli 2010

capek

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 10.40 0 komentar

terus saja kamu abaikan aku
terus saja kamu anggap aku tak pernah ada
terus saja kamu membuat ku tak punya arti
aq capek kalo hanya aku yang deg-deg an
aq lelah kalo hanya aku yang tergetar
aq letih kalo hanya aq yang tersipu
beribu cara tp tak membuatmu cukup
aq pun punya batas
yg q mau kamu jg merasakan
biar aq tak gila karena mu


Jumat, 23 Juli 2010

kepompong

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 03.21 0 komentar


Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan

dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan

mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi

persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan

bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi

membutuhkan proses yang panjang

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,

diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,

namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan

dengan tujuan kebencian.Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan

untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya

ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,

tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan

dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha

pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita

membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi

mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih

dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan

dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,

karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,

namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.

Kamis, 22 Juli 2010

puisi tanpa judul

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 01.47 0 komentar

Terasuk jiwa untuk kembali

pada hati

Meradam raga untuk kembali

Hangat air menetes sakit disini

Angin yang berlari

Kini menghampiri

Tercoba tu tak peduli

Tapi tertentang naluri

Pada kenyataan hati

Yang tak penah mati

Mengapa kini getir dan pahit rasa dalam diri

Bingung antara amarah dan kasih

Hancur dan perih aku bertanya dalam hati

Hancur dengan semua ini

Sayang ini terlalu amat menyakitkan

Kini lebih sakit ketika harus dilupakan

Sunguh aku tak dapat merelakan

Aku marah…,tapi tak bisa marah

Aku benci… tapi tak bisa benci

Ingin pergi…, menjauh… dan berlari..

Terus berlari…

Jatuh…,berlari lagi

Dalam jiwaku, hatiku, nafasku,…

Dan tak kan pernah tersesali


 

Chacha Mari Cha Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare

welcome to chacha blog.