Selasa, 27 Desember 2011

penulis wanita terkenal

Diposting oleh Raissa Indah Hanjani di 23.29
Reaksi: 
          Menulis...adalah sesuatu hal yang paling aku sukai. Dengan menulis kita bisa mengembangkan imajinasi yang kita punya yang kemudian kita tuangkan dalam bentuk kata-kata. Dengan menulis kita bisa menciptakan tokoh apa saja yang kita inginkan. Kalau dulu waktu kecil banyak teman-teman ku jika ditanya mau jadi apa? pasti kebanyakan menjawab jadi dokter, arsitek, bahkan ada yang bilang pingin jadi artis, hahaha... Namun ntah mengapa cita-cita ku waktu kecil dulu aku ingin jadi penulis, punya banyak karya yang bisa dibaca orang bagiku itu terlihat keren. Tapi anehnya ketika aku dewasa justru aku lebih memilih kuliah di jurusan agribusiness daripada memilih kuliah di sastra. pilihan ku di agribusiness mungkin sudah turunan dari ayahku yang juga insinyur pertanian,  alhamdullilah dengan jurusan pilihanku ini membawa berkah tersendiri karena aku mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan S2 di almamater q dan itu menunjang ku untuk bisa menjadi dosen. Namun begitu cita-citaku sewaktu kecil masih melekat di hatiku, ya...siapa tau nanti jadi dosen sekaligus menjadi penulis yang bisa menghasilkan banyak karya...amin....dan berikut adalah tokoh-tokoh penulis wanita yang menjadi inspirasi ku dari setiap karya-karyanya.




1. MIRA W
MIRA W

Terlahir sebagai Mira Widjaja, seorang dokter lulusan FK Usakti (1979) dan penulis novel yang begitu aktif. Karyanya begitu banyak. Yang terlaris Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi mencapai oplah 10.000, dan mengalami lima kali cetak ulang.

Sejumlah karyanya sudah difilmkan: Kemilau Kemuning Senja, Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, Ketika Cinta Harus Memilih, Permainan Bulan Desember, Tak Kupersembahkan Keranda Bagimu, dll. Pemfilman karyanya mungkin karena faktor ayahnya, Othiel Widjaja, yang dulunya produser Cendrawasih Film.

Mira mengakui karyanya tidak mendalam. Karya-karyanya dipengaruhi oleh karya- karya Nh. Dini, Marga T., J.B. Mangunwijaya, Agatha Christie, Pearl S. Buck, dan Harold Robbins. Karena berasal...more
Ini dia penulis yang karyanya membuat ku jatuh cinta dengan dunia tulis menulis.Pertama kali aku mengenal karyanya ketika masih SMP, waktu itu aku mendapatkan tugas dari guru bahasa indonesia untuk membaca sebuah novel apa saja dan kemudian mermbuat sinopsisnya dan waktu itu novel yang aku pilih adalah novel karya Mira W yang judulnya "di bibirnya ada dusta". Novel ini menceritakan mengenai dua saudara kembar identik yang sama-sama berprofesi mejadi dokter yaitu Ray dan Roy, namun kehidupan mereka sangat bertolak belakang dikarenakan sejak perceraian orang tua mereka terjadi 14 tahun yang lalu dan menyebabkan mereka berpisah.
Karena kemaruk menginginkan separuh warisan ayahnya yg hampir meninggal. Mereka terpaksa bertukar identitas.Kerumitan timbul karna Ray punya selera yang menyimpang. Dia seorang Gay yg sudah punya pasangan Sehidup-Semati. Sementara Roy yg berganti pacar seperti berganti ponsel, tidak tahan dikelilingi gadis gadis cantik tanpa mempermainkan mereka.Ketika seorang Gay dikejar wanita, Sementara seorang Lady-killer di anggap pria Tidak membahayakan. Berhamburan dusta demi dusta untuk menyelamatkan permainan mereka. itu lah tadi sepenggal cerita dari novel Mira W yang berjudul di bibirnya ada dusta.  Sebenarnya masih banyak lagi novel dari Mira W yang aku baca tapi kepanjangan kalau dibahas semua disini.

Mira W, terlahir sebagai Mira Widjaja, seorang dokter lulusan FK Usakti (1979) dan penulis novel yang begitu aktif. Karyanya begitu banyak. Yang terlaris Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi mencapai oplah 10.000, dan mengalami lima kali cetak ulang.  Sejumlah karyanya sudah difilmkan: Kemilau Kemuning Senja, Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, Ketika Cinta Harus Memilih, Permainan Bulan Desember, Tak Kupersembahkan Keranda Bagimu, dll. Pemfilman karyanya mungkin karena faktor ayahnya, Othiel Widjaja, yang dulunya produser Cendrawasih Film. Mira mengakui karyanya tidak mendalam. Karya-karyanya dipengaruhi oleh karya- karya Nh. Dini, Marga T., J.B. Mangunwijaya, Agatha Christie, Pearl S. Buck, dan Harold Robbins. Karena berasal dari lingkungan yang sama, kedokteran, Mira yang bungsu dari lima bersaudara ini merasa karyanya dekat dengan karya Marga T. Ia mengaku mulai menulis sejak kecil, dan karangan pertamanya, Benteng Kasih, dimuat di majalah Femina, 1975, dengan honor Rp 3.500. Pengarang yang populer di kalangan remaja ini memakai bahasa yang komunikatif, bahkan dalam dialognya banyak menggunakan bahasa prokem. Mira sudah melanglang di lima benua, dengan honor tulisannya. Praktek dokter dibukanya petang hari, sedangkan pagi ia bertugas sebagai Ketua Balai Pengobatan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta.

Bibliografi:
+ Dari Jendela SMP,
+ Bukan Cinta Sesaat,
+ Segurat Bianglala di Pantai Senggigi,
+ Cinta Cuma Sepenggal Dusta,
+ Bilur - Bilur Penyesalan,
+ Di Bahumu Kubagi Dukaku,
+ Trauma Masa Lalu,
+ Seruni Berkubang Duka,
+ Sampai Maut Memisahkan Kita,
+ Tersuruk Dalam Lumpur Cinta,
+ Limbah Dosa,
+ Kuduslah Cintamu, Dokter,
+ Semburat Lembayung di Bombay,
+ Luruh Kuncup Sebelum Berbunga,
+ Di Ujung Jalan Sunyi,
+ Semesra Bayanganmu,
+ Merpati Tak Pernah Ingkar Janji,
+ Cinta Diawal Tiga Puluh,
+ Ketika Cinta Harus Memilih,
+ Delusi (Deviasi 2),
+ Deviasi,
+ Relung - Relung Gelap Hati Sisi,
+ Cinta Berkalang Noda,
+ Jangan Renggut Matahariku,
+ Nirwana Di Balik Petaka,
+ Perisai Kasih yang Terkoyak,
+ Mekar Menjelang Malam,
+ Jangan Pergi, Lara,
+ Jangan Ucapkan Cinta,
+ Tak Cukup Hanya Cinta,
+ Perempuan Kedua,
+ Firdaus Yang Hilang,
+ Permainan Bulan Desember,
+ Satu Cermin Dua Bayang-Bayang,
+ Galau Remaja di SMA,
+ Kemilau Kemuning Senja,
+ Sepolos Cinta Dini,
+ Cinta Menyapa Dalam Badai 2,
+ Cinta Menyapa dalam Badai 1,
+ Mahligai di Atas Pasir,
+ Masih Ada Kereta Yang Akan Lewat,
+ Titian Ke Pintu Hatimu,
+ Seandainya Aku Boleh Memilih,
+ Tatkala Mimpi Berakhir,
+ Cinta Tak Melantunkan Sesal,
+ Bila Hatimu Terluka,
+ Cinta Tak Pernah Berhutang,
+ Di Bibirnya Ada Dusta,
+ Bukan Istri Pengganti,
+ Biarkan Kereta Itu Lewat, Arini!,
+ Dikejar Masa Lalu,
+ Pintu Mulai Terbuka,
+ Di Sydney Cintaku Berlabuh - Sydney, Here I Come,
+ Solandra,
+ Tembang yang Tertunda,
+ Obsesi Sang Narsis,
+ Sentuhan Indah itu Bernama Cinta,
+ Di Tepi Jeram Kehancuran,
+ Sisi Merah Jambu,
+ Dakwaan Dari Alam Baka,
+ Kumpulan Cerpen: Benteng Kasih,
+ Seruni Berkubang Duka,
+ Di Bahumu Kubagi Dukaku,
+ Sematkan Rinduku di Dadamu,
+ Dunia Tanpa Warna (less)

2. DEWI LESTARI
DEWI LESTARI

Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976; umur 35 tahun) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Lulusan jurusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan ini awalnya dikenal sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia juga dikenal luas sebagai novelis. Dee terlahir sebagai anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Yohan Simangunsong dan Turlan br Siagian (alm). Sejak kecil Dee telah akrab dengan musik. Ayahnya adalah seorang anggota TNI yang belajar piano secara otodidak. Sebelum bergabung dengan Rida Sita Dewi (RSD), Dee pernah menjadi backing vocal untuk Iwa K, Java Jive dan Chrisye. Sekitar bulan Mei 1994, ia bersama Rida Farida dan Indah Sita Nursanti bergabung membentuk trio Rida Sita Dewi (RSD) atas prakarsa Ajie Soetama dan Adi Adrian. Trio RSD meluncurkan album perdana, Antara Kita pada tahun 1995 yang kemudian dilanjutkan dengan album Bertiga (1997). RSD kemudian berkibar di bawah bendera Sony Music Indonesia dengan merilis album Satu (1999) dengan nomor andalan antara lain, "Kepadamu" dan "Tak Perlu Memiliki". Menjelang akhir tahun 2002, RSD mengemas lagu-lagu terbaiknya ke dalam album The Best of Rida Sita Dewi dengan tambahan dua lagu baru, yakni "Ketika Kau Jauh" ciptaan Stephan Santoso/Inno Daon dan "Terlambat Bertemu", karya pentolan Kahitna, Yovie Widianto. Pada tahun 2006, Dee meluncurkan album berbahasa Inggris berjudul Out Of Shell, dan tahun 2008 melucurkan album RectoVerso,Album Ini mengundang Arina Mocca berduet di lagu Aku Ada dan berduet di lagu "Peluk" dengan Aqi Alexa. Hits besarnya adalah "Malaikat Juga Tahu". Di Album ini juga Dee merilis ulang lagu milik Marcell Siahan berjudul "Firasat". Sebelum Supernova keluar, tak banyak orang yang tahu kalau Dee telah sering menulis. Tulisan Dee pernah dimuat di beberapa media. Salah satu cerpennya berjudul "Sikat Gigi" pernah dimuat di buletin seni terbitan Bandung, Jendela Newsletter, sebuah media berbasis budaya yang independen dan berskala kecil untuk kalangan sendiri. Tahun 1993, ia mengirim tulisan berjudul "Ekspresi" ke majalah Gadis yang saat itu sedang mengadakan lomba menulis dimana ia berhasil mendapat hadiah juara pertama. Tiga tahun berikutnya, ia menulis cerita bersambung berjudul "Rico the Coro" yang dimuat di majalah Mode. Bahkan ketika masih menjadi siswa SMU 2 Bandung, ia pernah menulis sendiri 15 karangan untuk buletin sekolah.
Novel pertamanya yang sensasional, Supernova Satu : Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh, dirilis 16 Februari 2001. Novel yang laku 12.000 eksemplar dalam tempo 35 hari dan terjual sampai kurang lebih 75.000 eksemplar ini banyak menggunakan istilah sains dan cerita cinta. Bulan Maret 2002, Dee meluncurkan “Supernova Satu” edisi Inggris untuk menembus pasar internasional dengan menggaet Harry Aveling (60), ahlinya dalam urusan menerjemahkan karya sastra Indonesia ke bahasa Inggris. Supernova pernah masuk nominasi Katulistiwa Literary Award (KLA) yang digelar QB World Books. Bersaing bersama para sastrawan kenamaan seperti Goenawan Muhammad, Danarto lewat karya Setangkai Melati di Sayap Jibril, Dorothea Rosa Herliany karya Kill The Radio, Sutardji Calzoum Bachri karya Hujan Menulis Ayam dan Hamsad Rangkuti karya Sampah Bulan Desember. Sukses dengan novel pertamanya, Dee meluncurkan novel keduanya, Supernova Dua berjudul "Akar" pada 16 Oktober 2002. Novel ini sempat mengundang kontroversi karena dianggap melecehkan umat Hindu. Umat Hindu menolak dicantumkannya lambang OMKARA/AUM yang merupakan aksara suci BRAHMAN Tuhan yang Maha Esa dalam HINDU sebagai cover dalam bukunya. Akhirnya disepakati bahwa lambang Omkara tidak akan ditampilkan lagi pada cetakan ke 2 dan seterusnya. Pada bulan Januari 2005 Dee merilis novel ketiganya, Supernova episode PETIR. Kisah di novel ini masih terkait dengan dua novel sebelumnya. Hanya saja, ia memasukkan 4 tokoh baru dalam PETIR. Salah satunya adalah Elektra, tokoh sentral yang ada di novel tersebut.  yang aku di novel ini banyak sekali kata-kata yang indah yang mampu menyugesti pembaca. Lama tidak menghasilkan karya, pada bulan Agustus 2008, Dee merilis novel terbarunya yaitu RECTOVERSO yang merupakan paduan fiksi dan musik. Tema yang diusung adalah Sentuh Hati dari Dua Sisi. Recto Verso-pengistilahan untuk dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Saling melengkapi. Buku RECTOVERSO terdiri dari 11 fiksi dan 11 lagu yang saling berhubungan. Tagline dari buku ini adalah Dengar Fiksinya, Baca Musiknya. Pada Agustus 2009, Dee menerbitkan novel Perahu Kertas.Dee menikah dengan penyanyi R&B, Marcell Siahaan pada 12 September tahun 2003. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai anak laki-laki yang diberi nama Keenan Avalokita Kirana (lahir 5 Agustus 2004).pertengahan tahun 2008 pernikahan mereka retak karena diduga ada orang ketiga dalam rumah tangga mereka. Dee menggugat cerai suaminya di Pengadilan Negeri Bale Bandung pada tanggal 27 Juni 2008. Dewi kemudian menikah lagi dengan Reza Gunawan tanggal 11 November 2008 di Sydney.
Diskografi
  • Rida, Sita, Dewi: “Antara Kita” – Warna Musik, Indonesia, 1995
  • Rida, Sita, Dewi: “Bertiga” – Warna Musik, Indonesia, 1997
  • Rida, Sita, Dewi: “Satu” – Sony Music, Indonesia, 1999
  • Rida, Sita, Dewi: “The Best of RSD” – Sony Music, Indonesia, 2002
  • Dewi Lestari: “Out of Shell” – Truedee Music, Indonesia, 2006
  • Dewi Lestari: “Rectoverso” – Goodfaith Production, 2008
3. ASMA NADIA
ASMA NADIA

Asmarani Rosalba (lahir di Jakarta tahun 1972), lebih dikenal sebagai Asma Nadia, adalah penulis Indonesia. Ia lahir dari pasangan Amin Usman dan Maria Eri Susianti. Saat ini dikenal sebagai Ketua Forum Lingkar Pena, suatu perkumpulan yang ikut dibidaninya untuk membantu penulis-penulis muda. Ia juga menjadi Ketua Yayasan Lingkar Pena, dan manajer Lingkar Pena Publishing House. Karena karya-karyanya ia pernah mendapat berbagai penghargaan. Selain menulis, Asma sering diminta untuk memberi materi dalam berbagai loka karya yang berkaitan dengan penulisan serta keperempuanan, baik di dalam mau pun di luar negeri. Terakhir dalam perjalanannya keliling Eropa usai mendapatkan undangan writers in residence dari Le Chateau de Lavigny (Agustus - September 2009), Nadia sempat diundang untuk memberikan workshop dan dialog kepenulisan al. di PTRI Jenewa, Masjid Al Falah Berlin (bekerja sama dengan FLP dan KBRI di sana), KBRI Roma, Manchester (dalam acara KIBAR Gathering), dan Newcastle. Asma Nadia telah menikah dan dianugerahi dua anak. Sejak tahun 2009 awal, Nadia merintis penerbitan sendiri: Asma Nadia Publishing House. Salah satu buku yang diterbitkan telah dialihkan ke layar lebar, berjudul Emak Ingin Naik Haji. Baca novelnya yang ini bener-bener mengaharu biru, habis ceritanya dari awal sampai akhir sedih terus namun untungnya berakhir dengan happy.Uniknya, seluruh royalti dari buku tersebut diberikan untuk sosial kemanusiaan khususnya membantu mewujudkan mimpi mereka yang salih dan salihat, yang rindu tanah suci tapi kurang mampu. Terakhir melalui Yayasan Asma Nadia, Nadia merintis RumahBaca AsmaNadia RBA), rumah sederhana untuk membaca dan beraktivitas bagi anak-anak dan remaja kurang mampu. Saat ini RBA ada di tiga titik di Jakarta, Gresik, Bogor, Balikpapan, Pekanbaru, Jogja, dll. Asma Nadia aktif menulis dan mempublikasi karyanya semenjak ia lulus dari SMA 1 Budi Utomo, Jakarta. Sasarannya adalah berbagai majalah keislaman. Ia juga menulis lirik sejumlah lagu, misalnya yang dinyanyikan oleh kelompok Snada.

Buku

Asma telah menulis 40 buku hingga saat ini. Banyak di antaranya diterbitkan oleh Penerbit Mizan. Di antaranya:
  • Derai Sunyi, novel, mendapat penghargaan Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA)
  • Preh (A Waiting), naskah drama dua bahasa, diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta
  • Cinta Tak Pernah Menar, kumpulan cerpen, meraih Pena Award
  • Rembulan di Mata Ibu (2001), novel, memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI sebagai buku remaja terbaik nasional
  • Dialog Dua Layar, memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI, 2002
  • 101 Dating meraih penghargaan Adikarya IKAPI, 2005
  • Jangan Jadi Muslimah Nyebelin!, nonfiksi, best seller.
  • Emak Ingin Naik Haji: Cinta Hingga Ke Tanah Suci (AsmaNadia Publishing House)
  • Jilbab Traveler (AsmaNadia Publishing House)
  • Muhasabah Cinta Seorang Istri
  • Catatan hati bunda
Karya-karya berikut ditulis bersama penulis lain:
  • Ketika Penulis Jatuh Cinta, Penerbit Lingkar Pena, 2005
  • Kisah Kasih dari Negeri Pengantin, Penerbit Lingkar Pena, 2005
  • Jilbab Pertamaku, Penerbit Lingkar Pena, 2005
  • Miss Right Where R U? Suka Duka dan Tips Jadi Jomblo Beriman, Penerbit Lingkar Pena, 2005
  • Jatuh Bangun Cintaku, Penerbit Lingkar Pena, 2005
  • Gara-gara Jilbabku, Penerbit Lingkar Pena, 2006
  • Galz Please Don’t Cry, Penerbit Lingkar Pena, 2006
  • The Real Dezperate Housewives, Penerbit Lingkar Pena, 2006
  • Ketika Aa Menikah Lagi, Penerbit Lingkar Pena, 2007
  • Karenamu Aku Cemburu, Penerbit Lingkar Pena, 2007
  • Catatan Hati di Setiap Sujudku, Penerbit Lingkar Pena, 2007.
  • Badman: Bidin
  • Suparman Pulang Kampung
  • Pura-Pura Ninja
  • Catatan Hati di Setiap Sujudku (kumpulan tulisan dari mailing list).
4. MARGA T
MARGA T

Marga Tjoa (lahir di Jakarta, 27 Januari 1943; umur 68 tahun), yang lebih dikenal dengan nama Marga T., adalah salah seorang pengarang Indonesia yang paling produktif. Namanya mulai dikenal pada tahun 1971 lewat cerita bersambungnya, Karmila yang kemudian dibukukan dan difilmkan. Sejak kecil Marga telah banyak menulis. Karangan-karangannya mula-mula dimuat di majalah sekolahnya. Pada usia 21 tahun, ia menghasilkan cerita pendeknya yang pertama, Kamar 27, yang kemudian disusul oleh bukunya yang pertama, Rumahku adalah Istanaku, sebuah cerita anak-anak, yang diterbitkan pada 1969. Sebagai penulis, Marga adalah seorang pekerja keras. Ia dapat menghabiskan waktu empat hingga lima jam sehari dalam mengarang. Kedisiplinannya juga tampak dari kegiatannya membaca apa saja. "Masyarakat berhak memilih bacaan yang disukainya, tapi penulis tidak. Ia harus membaca tulisan siapa pun," begitu prinsip Marga. Karena itu ia rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli novel. Novelnya yang paling mutakhir, "Sekuntum Nozomi", buku ketiga, yang terbit pada 2004, mengangkat kisah seputar tragedi Mei 1998 yang menelan banyak korban khususnya di kalangan kaum perempuan keturunan Tionghoa.
  • Hingga kini Marga telah menerbitkan 128 cerita pendek dan 67 buku (untuk anak-anak, novel serta kumpulan cerpen).
  • Marga tidak ingin terlalu dikenal masyarakat karena khawatir bahwa ia tidak bisa lagi bebas naik bus atau pergi ke bioskop.
  • Marga adalah seorang dokter lulusan Universitas Trisakti, Jakarta. Karena itulah dalam banyak novelnya Marga memperlihatkan pengenalannya yang cukup dalam terhadap dunia medis.
  • "Karmila" telah dicetak berulang kali sehingga ia dapat mengumpulkan uang untuk mengunjungi Eropa, suatu pengalaman yang ingin didapatkannya sebelum ia terikat sebagai dokter. Namun dalam kunjungannya ke Eropa itulah ia bertemu dengan seorang insinyur teknik kimia, sesama alumnus Trisakti, yang kemudian menjadi suaminya.
Bibliografi
Daftar berikut ini memuat sebagian dari karya Marga Tjoa:
  • Sekuntum Nozomi (buku satu hingga keempat) - (2002-2006)
  • Dibakar Malu dan Rindu (2003)
  • Dipalu Kecewa dan Putus Asa (2001)
  • Amulet dari Nubia (1999)
  • Dicabik Benci dan Cinta (1998)
  • Didera Sesal dan Duka (1998)
  • Matahari Tengah Malam (1998)
  • Melodi Sebuah Rosetta (1996)
  • Dikejar Bayang-bayang (1995)
  • Sepagi Itu Kita Berpisah (1994)
  • Rintihan Pilu Kalbuku (1992)
  • Seribu Tahun Kumenanti (1992)
  • Berkerudung Awan Mendung (1992)
  • Sonata Masa Lalu (1991)
  • Bukan Impian Semusim (1991)
  • Namamu Terukir di Hatiku (1991)
  • Istana di Kaki Langit (1990)
  • Petromarin (1990)
  • Waikiki Aloha: kumpulan satir (1990)
  • Kobra Papageno: Manusia Asap dari Pattaya (1990)
  • Kobra Papageno: Rahasia Kuil Ular (1989)
  • Di Hatimu Aku Berlabuh (1988)
  • Ketika Lonceng Berdentang: cerita misteri (1986)
  • Kishi: buku kedua trilogi (1987)
  • Batas Masa Silam: Balada Sungai Musi (1987)
  • Oteba: buku ketiga trilogi (1987)
  • Ranjau-ranjau Cinta (1987)
  • Sekali dalam 100 tahun: kumpulan satir (1988)
  • Tesa (1988)
  • Sembilu Bermata Dua (1987)
  • Setangkai Edelweiss: sambungan Gema Sebuah Hati (1987)
  • Untukmu Nana (1987
  • Saskia: sebuah trilogi (1987)
  • Bukit Gundaling (1984)
  • Rahasia Dokter Sabara (1984)
  • Saga Merah (1984)
  • Fatamorgana (1984)
  • Monik: sekumpulan cerpen (1982)
  • Sebuah Ilusi (1982)
  • Lagu Cinta: kumpulan cerpen (1979)
  • Sepotong Hati Tua (1977)
  • Bukan Impian Semusim (1976)
  • Gema Sebuah Hati (1976)
  • Badai Pasti Berlalu (1974)
  • Karmila (1971, dibukukan (1973)
  • Rumahku adalah Istanaku (1969)
5. DJAENAR MAESA AYU
DJAENAR MAESA AYU

Djenar Maesa Ayu (lahir di Jakarta, 14 Januari 1973; umur 38 tahun) adalah seorang penulis Indonesia. Cerpen-cerpennya telah tersebar di berbagai media massa Indonesia seperti Kompas, The Jakarta Post, Republika, Koran Tempo, Majalah Cosmopolitan, dan Lampung Post. Ia adalah putri dari pasangan sutradara film legendaris Syuman Djaya dan pemeran wanita Tutie Kirana. Djenar memiliki dua orang anak yaitu Banyu Bening dan Btari Maharani.Penyutradaraan film perdananya, Mereka Bilang, Saya Monyet! menghadiahkannya Piala Citra untuk Sutradara Terbaik. Buku pertama Djenar yang berjudul Mereka Bilang, Saya Monyet! telah cetak ulang sebanyak delapan kali dan masuk dalam nominasi 10 besar buku terbaik Khatulistiwa Literary Award 2003, selain juga akan diterbitkan dalam bahasa Inggris. Saat ini cerpen dengan judul yang sama sedang dalam proses pembuatan ke layar lebar. Cerpen “Waktu Nayla” menyabet predikat Cerpen Terbaik Kompas 2003, yang dibukukan bersama cerpen “Asmoro” dalam antologi cerpen pilihan Kompas itu. Sementara cerpen “Menyusu Ayah” menjadi Cerpen Terbaik 2003 versi Jurnal Perempuan dan diterjemahkan oleh Richard Oh ke dalam bahasa Inggris dengan judul “Suckling Father” untuk dimuat kembali dalam Jurnal Perempuan versi bahasa Inggris, edisi kolaborasi karya terbaik Jurnal Perempuan. Buku keduanya, Jangan Main-main (dengan Kelaminmu) juga meraih sukses dan cetak ulang kedua hanya dua hari setelah buku itu diluncurkan pada bulan Februari 2005. Kumpulan cerpen berhasil ini meraih penghargaan 5 besar Khatulistiwa Literary Award 2004. Nayla adalah novel pertama Djenar yang juga diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Bukunya yang terbaru berjudul Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek, yang merupakan kunpulan cerpen.
Filmografi
6. JK ROWLING
JK ROWLING

Siapa sih yang kenal ama penulis yang satu ini, ya...milyader yang sukses gara-gara tokoh fantasi Harry Potternya. Pertama kali membaca Harry Potter aku bener heran dengan penulis yang satu ini kok bisa sih dia berimajinasi sampai segitunya. Dia mampu menciptakan dunia penuh fantasi dengan latar belakang sekolah sihir hogwarts. Joanne Kathleen Rowling atau lebih dikenal sebagai J.K. Rowling dilahirkan pada 31 Juli 1965 di Chipping Sodbury, dekat Bristol, Inggris. Sebagai seorang ibu tunggal yang tinggal di Edinburgh, Skotlandia, Rowling menjadi sorotan kesusasteraan internasional pada tahun 1999 saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas dalam daftar New York Times best-seller setelah memperoleh kemenangan yang sama di Britania Raya. Kekayaan Rowling semakin bertambah saat seri ke-4, Harry Potter dan Piala Api diterbitkan pada bulan Juli tahun 2000. Seri ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah. Sebagai seorang lulusan Universitas Exeter, Rowling berpindah ke Portugal pada tahun 1990 untuk mengajar Bahasa Inggris. Di sana dia berjumpa dan menikah dengan seorang wartawan Portugis. Anak perempuan mereka, Jessica dilahirkan pada tahun 1993. Selepas perkawinannya berakhir dengan perceraian, Rowling berpindah ke Edinburgh bersama-sama dengan anaknya tinggal berdekatan dengan rumah adik perempuan Rowling. Di Edinburgh, Rowling menghadapi masalah untuk menghidupi diri dan anaknya. Semasa hidup dalam kesusahan itu, Rowling mulai menulis sebuah buku. Dikatakan Rowling mendapat ide tentang penulisan buku itu sewaktu dalam perjalanan menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Setelah beberapa kali ditolak, Rowling berhasil menjual buku itu, Harry Potter dan Batu Bertuah untuk jumlah sebanyak $4000. Menjelang musim panas pada tahun 2000, tiga buku pertama Harry Potter: Harry Potter dan Batu Bertuah, Harry Potter dan Kamar Rahasia, dan Harry Potter dan Tawanan Azkaban telah menangguk keuntungan lebih kurang 480 juta dolar AS dalam masa tiga tahun dengan cetakan 35 juta naskah dalam 35 bahasa. Pada Juli 2000, Harry Potter dan Piala Api telah dicetak buat pertama kalinya sebanyak 5,3 juta naskah dengan pesanan tambahan sebanyak 1,8 juta naskah. Rowling, yang kini salah seorang wanita terkaya di Britania, merancang untuk mengarang tujuh buah buku bagi seri tersebut yang setiap satunya meriwayatkan tentang setiap tahun Harry Potter yaitu seorang bocah penyihir dan temannya berada di Sekolah Sihir Hogwarts. Buku kelimanya, Harry Potter dan Orde Phoenix, telah mulai dipasarkan pada 12 tengah malam 21 Juni 2003, serentak di seluruh dunia selepas lebih kurang 3 tahun buku keempat diterbitkan. Buku keenam Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran juga telah diluncurkan secara resminya serentak seluruh pada 12.01 malam 16 Juli 2005. Untuk melancarkan buku itu, ia mengadakan keramaian istimewa di Edinburgh Castle. Ia melibatkan diri dalam beberapa salam jumpa dan meluangkan waktu dengan pembaca kanak-kanak yang meminati bukunya. Sejauh ini, peluncuran buku keenamnya di seluruh dunia lebih mendapat perhatian dari peluncuran buku Harry Potter yang lain. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone telah diangkat ke layar lebar di bawah arahan yang mulai ditayangkan pada 16 November 2001. Pada ujung minggu pembukaannya di Amerika Serikat, ia telah memecahkan rekor dengan keuntungan sekitar 93,5 juta dolar AS (20 juta dolar lebih banyak dari pemegang rekor terdahulu yaitu film 1999, The Lost World: Jurassic Park). Pada ujung tahun itu, ia telah menjadi film paling banyak mendapat keuntungan pada 2001. Sekuel film seri ini, Harry Potter and the Chamber of Secrets, mulai ditayangkan pada 15 November 2002 dan menjadi film ketiga untuk pembukaan ujung minggu terbaik dalam sejarah pecah panggung. Penghujung Desember 2001, Rowling menikah dengan Dr. Neil Murray di rumah mereka di Skotlandia. Anak kedua dan anak lelaki pertama mereka, David Gordon Rowling Murray, dilahirkan pada 24 Maret 2003, di Royal Infirmary, Edinburgh. Untuk menjaga anaknya itu, Rowling mengatakan yang dia akan jarang muncul di depan orang banyak dan menandatangani buku kelima yang pada saat itu baru dilancarkan. Tak berapa lama selepas mengumumkan yang buku keenam seri Harry Potter telah sempurna dikarang, Rowling melahirkan anak perempuan pada 23 Januari 2005 dan dinamai Mackenzie Jean Rowling Murray.

7. STEPHENIE MEYER
STEPHENIE MEYER

Kalau penulis yang satu ini, mampu membuatku tergila-gila dengan sosok vampire, bayangin aja tokoh vampire yang seram dengan dunia hitamnya dan membuat bulu kuduk berdiri menjadi musnah gara-gara membaca novel tetralogi "twilight saga". Dikisahkan si vampire Edward Cullen yang cool dan werewolf Jacob Black yang macho mencintai seorang gadis manusia bernama Bella Swan. Stephenie Morgan Meyer (lahir di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, 24 Desember 1973; umur 38 tahun) adalah seorang penulis novel Amerika Serikat. Ia dikenal dengan karyanya Twilight series yaitu Twilight, New Moon, Eclipse, dan Breaking dawn. Twilight, New Moon, dan Eclipse telah diproduksi dalam bentuk layar lebar. Sedangkan Breaking Dawn akan dibuat dalam dua film, di mana bagian pertama film ini dirilis pada bulan November 2011 dan bagian dua akan dirilis pada bulan November 2012. Karyanya yang lain antara lain adalah Midnight Sun, Twilight dari sudut pandang Edward Cullen. Stephenie Meyer telah membuat beberapa novel dari seri twilight maupun bukan seri twilight.
Karya-karya:
8. Agatha Christie
AGATHA CHRISTIE

Dame Agatha Mary Clarissa Christie, DBE (15 September 189012 Januari 1976), adalah seorang penulis fiksi kriminal Inggris. Dia juga menulis kisah-kisah roman dengan nama Mary Westmacott. Agatha Christie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia dan pengarang yang karyanya paling laku sepanjang masa dengan mengecualikan William Shakespeare. Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari satu miliar eksemplar dalam bahasa Inggris dan satu miliar lagi dalam 45 bahasa asing (hingga 2003). Sebagai contoh kepopulerannya yang luas, dia adalah penulis paling laris di Perancis, dengan lebih dari 40 juta eksemplar novelnya terjual dalam bahasa Perancis (hingga 2003) dibandingkan dengan 22 juta untuk Émile Zola, saingan terdekatnya. Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan misteri ruangan tertutup, banyak daripadanya yang berkisah mengenai salah satu tokoh serialnya, Hercule Poirot atau Miss Marple. Dia adalah seorang tokoh besar dalam fiksi detektif untuk keberhasilan komersilnya dan inovasinya dalam genre tersebut. Meskipun dia suka mempersulit kisahnya dengan teka-teki yang lain dari umumnya, dia juga sangat teliti dalam "bermain adil" terhadap para pembacanya dengan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan teka-tekinya diberikan. Salah satu karya awalnya, "Pembunuhan atas Roger Ackroyd", terkenal untuk akhir ceritanya yang mengejutkan. Kebanyakan karyanya telah difilmkan, beberapa di antaranya beberapa kali berulang-ulang ("Pembunuhan di Atas Orient Express", "Pembunuhan di Sungai Nil", "Kereta 4.50 dari Paddington"). BBC telah memproduksi versi televisi dan radio dari hampir semua kisah-kisah Poirot dan Marple. Lahir dengan nama Agatha Miller, pernikahan pertamanya yang tidak bahagia terjadi pada 1914 dengan Kolonel Archibald Christie, seorang penerbang dalam Korps Penerbang Kerajaan Inggris ("Royal Flying Corps"). Pasangan ini mempunyai seorang putri, Rosalind Hicks dan bercerai pada 1928. Pada masa Perang Dunia II dia bekerja sebagai seorang apoteker, pekerjaan yang memengaruhi karyanya; banyak dari pembunuhan dalam kisah-kisahnya dilakukan dengan racun. Pada Desember 1926 dia menghilang selama sebelas hari dan menimbulkan suatu keributan dalam pers. Mobilnya ditemukan dibiarkan kosong di sebuah lubang kapur. Dia akhirnya ditemukan sedang tinggal di sebuah hotel di Harrogate, di mana dia mengatakan bahwa dia telah mengalami amnesia yang disebabkan gangguan urat syaraf setelah kematian ibunya dan masalah dalam perkawinan pertamanya. Ada yang berpendapat bahwa ini hanyalah sebuah aksi publisitas saja. Pada 1930 dia menikahi Sir Max Mallowan, seorang ahli arkeologi Inggris, dan perjalanannya dengannya ke Timur Tengah memberinya ide untuk beberapa latar belakang novel-novelnya. Novel-novel lainnya mengambil lokasi di Torquay, Devon, di mana di dilahirkan.
Bibliografi
Berikut adalah daftar karyanya yang disertai nama versi bahasa Indonesianya jika ada:
Karya bersama:
  • 1931 The Floating Admiral ditulis dengan G. K. Chesterton, Dorothy L. Sayers dan anggota lain Detection Club.
Karya di bawah nama Mary Westmacott:
  • 1930 Giant's Bread
  • 1934 Unfinished Portrait Novel
  • 1947 The Rose and the Yew Tree
  • 1952 A Daughter's a Daughter
  • 1956 The Burden

10. AMANDA HOCKING

AMANDA HOCKING

salah satu penulis novel melalui blog yang terkenal. Wanita muda ini sempat stres setelah 50 penerbit bukuHuffington Post: Pengarang Amanda Hocking menghasilkan miliaran uang dengan menjual buku digital.) menolak naskahnya. Kini ia telah menjadi novelis terkenal setelah nekat menerbitkan sendiri buku-bukunya (self publishing). Ia membuktikan bahwa untuk menjadi penulis buku terkenal tidak harus tergantung pada perusahaan penerbitan besar. Buku-buku novelnya mengenai kisah cinta dalam dunia supranatural. Ia dijuluki sebagai “bintang penerbitan-sendiri” (the star of self-publishing) oleh koran The New York Times. Nama gadis ini Amanda Hocking. Ia pengarang novel muda, sekarang berusia 26 tahun, dan telah belajar menulis cerita fiksi sejak umur 17 tahun. Tidak terkenal, ditolak oleh penerbit buku di seluruh kota New York, Amanda Hocking akhirnya memutuskan untuk menerbitkan sendiri buku-bukunya dalam bentuk digital ebook. Ia berhasil menjual 100 ribu buku pada bulan Desember tahun lalu, dan pernah selama 10 bulan terjual 900 ribu ebook. Pengarang wanita ini sekarang telah menghasilkan uang lebih dari cukup sehingga ia berhenti dari pekerjaannya dan menjadi penulis profesional (full time). Faktanya, ia telah menjadi miliarder, dan profilnya diulas di majalah Elle Magazine. Semua diraihnya tanpa penerbit besar di New York — apa yang dipikirkan orang-orang selama ini sebagai syarat untuk berhasil menjadi penulis novel terkenal. (Blog

Pengarang novel tanpa penerbit

Blog Jarar Siahaan: Amanda menulis buku-buku novel dengan memanfaatkan sarana gratis di komputer dan Internet, sama sekali tidak tergantung pada orang lain atau penerbit buku, dan semuanya bisa dikerjakan sendiri.
  • Ia menyalurkan hobi menulis sekaligus mempromosikan buku digitalnya lewat situs blog gratis di blogspot.com sejak tahun 2009: Blog Amanda Hocking.
  • Novelis ini menulis buku di komputer laptop dengan menggunakan aplikasi gratis pembuat ebook.
  • Ia menjual buku novel di toko online terbesar Amazon. Ia tidak perlu membawa bukunya ke sana secara fisik, cukup dengan mengirimkannya via Internet, dan tidak harus repot-repot meladeni transaksi dengan pembeli karena semuanya diurus oleh Amazon. Ia cukup duduk tenang di rumah, dan secara periodik toko buku Amazon akan mengirim cek atau mentransfer royalti ke rekeningnya. Dari hasil penjualan, untuknya 70 persen, untuk Amazon 30 persen (menurut Digital Trend.)
Berita koran The New York Times menjelaskan, novelis Amanda Hocking menulis buku novel untuk pertama kali pada umur 17 tahun berjudul “Mimpi yang Tidak Bisa Kuingat” (Dreams I Can’t Remember). Ia mengirim naskah buku cerita itu kepada sekitar 50 perusahaan penerbit buku yang diatemukan lewat mesin pencari Google, tapi semua menolak untuk mencetak bukunya. “Saya sangat sedih, tertekan,” katanya.
Sejak itulah dia nekat menulis novel hanya dalam bentuk digital ebook dan memasarkannya lewat Amazon. Pada awalnya memang sulit, katanya. Dalam satu hari, buku yang terjual hanya lima. Namun berbulan-bulan kemudian jumlahnya bertambah drastis, dan dia tidak percaya: 6.000 buku dalam satu bulan, kemudian menjadi 10.000 buku, bahkan pernah sampai 100 ribu buku perbulan. Sekitar 10 judul buku fiksinya terjual laris-manis di Amazon, dan dalam tiga tahun terakhir namanya telah tercatat sebagai salah satu penulis buku terkenal berusia muda.






 

Chacha Mari Cha Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare

welcome to chacha blog.